Senin, 03 November 2014

UKIRAN RIAU,FUNGSI DAN MANFAATNYA

UKIRAN RIAU

                   1Pucuk Rebung

                        [pucuk+rebung+macam2.jpg]
Keterangan :
Rebung adalah tunas muda yang tumbuh dari akar bambu. Berbentuk meruncing ke atas, bagian pangkalnya besar dan semakin keatas semakin kecil. Permukaan yang dikelilingi oleh daun-daun muda berbentuk segitiga dan bagian ujungnya meruncing seperti ujung pedang. Motif pucuk rebung selalu ada dalam setiap kain songket sebagai kepala kain atau tumpal.

Fungsi :
Motif pucuk rebung melambangkan harapan baik, karena bambu adalah pohon yang tidak mudah rebah oleh tiupan angin kencang. Penggunaan motif pucuk rebung pada kain songket dimaksudkan agar si pemakai selalu mempunyai keberuntungan dan harapan baik dalam setiap langkah hidup.

Manfaat :
            Manfaat dalam motif ini adalah akan memberikan pesan atau amanat kepada penikmat seni. Pucuk Rebung di sini di ibaratkan seperti generasi muda. Kemajuan suatu bangsa kedepannya ditentukan oleh generasi mudanya, apabila generasi muda dibina dengan baik maka bangsa tersebut masa yang akan datang akan lebih maju.




               2. Akar Paku

[pucuk-rebung-sirih-tunggal.jpg]

Keterangan :
Corak Motif ini merupakan gambaran pohon/tetumbuhan pakis/paku yang berkeluk-keluk, tak hanya diperuntukkan bagi kerajinan tekat maupun tenunan dan sejenisnya,tetapi lazim pula dipakai untuk ukiran bangunan dan ukiran benda lainnya yang disepadukan dengan cermat sehingga kelihatan serasi dan saling mengisi.

Fungsi :
            Berfungsi untuk hiasan pada ukiran dengan makna yang dalam,yaitu yang dapat membuat serasi dan saling melengkapi.

Manfaat :
Biasa digunakan sebagai hiasan foto

         
           3. Selembayung

                       

Keterangan :
Selembayung adalah hiasan yang terletak bersilang pada kedua ujung perabung bangunan belah bubung dan rumah lontik. Pada bagian bawah adakalanya diberi pula hiasan tambahan seperti tombak terhunus

Fungsi :
            Sebagai hiasan atap rumah dan terdapat makna nya masing-masing,salah satunya sebagai perlambang kebebasan yang tahu batasnya

Manfaat :

1. Tajuk Rumah : selembayung membangkitkan seri dan cahaya rumah.
2. Pekasih Rumah : lambang keserasian dalam kehidupan rumah tangga.
3. Pasak Atap : lambang sikap hidup yang tahu diri.
4. Tangga Dewa : lambang tempat turun para dewa yang membawa keselamatan manusia
5. Rumah Beradat : tanda bahwa bangunan itu adalah tempat kediaman orang berbangsa balai atau kediaman orang patut-patut.
6. Tuah Rumah : lambang bahwa bangunan itu mendatangkan tuah kepada pemiliknya.
7. Lambang Keperkasaan dan Wibawa : selembayung yang dilengkapi dengan tombak-tombak melambangkan keturunan dalam rumah tangga, sekaligus sebagai lambang keperkasaan dan wibawa pemliknya.
8. Lambang Kasih Sayang : motif ukiran selembayung (daun-daun dan bunga) melambangkan perwujudan, tahu adat dan tahu diri, berlanjutnya keturunan serta serasi dalam keluarga.
         

           4.  Awan Larat


Keterangan :
Awan larat merupakan rangkaian dari motif yang tersusun rapi berdampingan dan berhubungan.

Fungsi :
Untuk hiasan pada dinding rumah dan mengingatkan kita agar selalu kreatif.

Manfaat :
            Memiliki makna/manfaat sebagai lambang kelembutan budi dan kearifan.



            5. Lebah Bergantung


Keterangan :
            Ditempatkan pada bagian atas bidang ukir/tekat/tenun/songket. Motif Lebah Bergayut mencerminkan tentang rumah lebah madu yang biasanya menggantung di dahan pohon.

Fungsi :
            Sebagai hiasan yang terletak dibawah cucuran atap (lesplang ) dan kadang-kadang di bawah anak tangga yang disebut “lebah bergantung”

Manfaat :
            Hal ini manfaatnya ialah untuk mengingat bumi Melayu Riau dahulunya sangat kaya akan pepohonan besar yang sebagian dijadikan tempat menggantungkan rumah lebah.



            6. Itik Sekawan

                        


Keterangan :
Corak Motif Itik Sekawan (Itik Pulang Petang) untuk Ukir Tekat Tenun Songket menggambarkan tingkah laku hewan Itik yang selalu berjalan beriringan ketika petang hari akan pulang ke kandang.

Fungsi :
            Tingkah laku berjalan beriringan serasi, bersahabat, kompak, bersama-sama, menjadi contoh bagi manusia akan arti kehidupan.

Manfaat :
            Biasa digunakan sebagai hiasan laci



            7. Wajik

                              

Keterangan :
Artinya jika kita berteman dengan orang yang beriman kita akan menjadi pribadi yang bersyukur atas nikmat yang diberi oleh tuhan dan iman kita terjaga maka adat kita akan terpelihara.

Fungsi :
Untuk membuat kita bersabar dan beriman karena maknanya yang berarti kita harus menjadi pribadi yang bersyukur

Manfaat :

            Bisa dimanfaatkan pada hiasan tudung saji dan bidang memanjang pelaminan